SISTEM OPERASI

Sistem operasi Open-Source

Android

Android memberikan akses ke teknologi yang kuat kepada semua orang, tanpa terkecuali

– Sundar Pichai

Apa itu Android ?

Android adalah sistem operasi berbasis Linux yang dirancang untuk perangkat seluler layar sentuh seperti telepon pintar dan komputer tablet.

Sejarah

Android pertama kali dikembangkan oleh Android, Inc., dengan dukungan finansial dari Google, dan dirilis resmi pada tahun 2007.

Sistem operasi ini dirancang untuk perangkat seluler, seperti telepon pintar dan komputer tablet, dan menawarkan fitur-fitur yang membuatnya sangat populer, seperti aplikasi yang mudah diinstal dan menyediakan akses kepada berbagai perangkat lunak.

Android memiliki beberapa kelebihan, seperti:

  • Sistem operasi yang mudah digunakan dan efisien.
  • Akses kepada berbagai aplikasi dan fitur, seperti Gmail, Google Chrome, Google Maps, dan Youtube.
  • Multitasking, yang memungkinkan pengguna untuk menjalankan berbagai aplikasi secara bersamaan.

Kekurangan Android antara lain :

  • Koneksi internet yang terus menerus, yang memerlukan perhatian khusus untuk mengurangi aktivitas aplikasi pada smartphone.
  • Update sistem yang kurang efektif, yang memerlukan waktu yang lama untuk mengupdate sistem android.

Android telah mengalami beberapa perubahan dan perkembangan selama bertahun-tahun, dengan pengembangan yang terus berlangsung.

Berikut adalah beberapa jenis jenis Android dan karakteristik mereka:

Android 1.0 (Apple Pie): Android pertama yang dirilis pada 2008, yang pertama kali diperkenalkan oleh Google.

Fitur utama adalah Play Store, kamera, Web Browser, sinkronisasi antara Gmail, Contact, dan Google Agenda, serta aplikasi Google Maps dan dukungan streaming Youtube.

Android 1.5 (Cupcake): Dirilis pada awal bulan April 2009, yang tidak jauh berbeda dengan versi Android sebelumnya. 

Tetapi, Android 1.5 memperbaiki beberapa bug dan menambahkan fitur-fitur seperti pencarian tingkatan sempurna dan dukungan untuk layar sentuh.

Android 1.6 (Donut): Rilis pada akhir 2009.

Yang memperbaiki beberapa bug dan menambahkan fitur-fitur seperti dukungan untuk pencarian teks dan kontrol gestur.

Android 2.0/2.1 (Eclair): Dirilis pada tahun 2009.

Yang memperbaiki beberapa bug dan menambahkan fitur-fitur seperti dukungan untuk multitasking, video playback, dan dukungan untuk Flash Player.

Android 2.2 (Froyo): Rilis pada 2010.

ang memperbaiki beberapa bug dan menambahkan fitur-fitur seperti dukungan untuk Wi-Fi hotspot, Bluetooth 2.1, dan dukungan untuk USB tethering.

Android 2.3 (Gingerbread): Rilis pada 2010.

Yang memperbaiki beberapa bug dan menambahkan fitur-fitur seperti dukungan untuk NFC, dukungan untuk camera frontal, dan dukungan untuk video playback 1080p.

Android 3.0 – 3.2 (Honeycomb): Rilis pada bulan Februari 2011, yang lebih ditujukan untuk perangkat tablet.

Beberapa fitur dan perbaikan pada Android Honeycomb, yaitu:

  • Support Multi core
  • Support Tablet lebih baik
  • Updated 3D UI

Android 4.0 (Ice Cream Sandwich): Rilis pada 2011.

Memperbaiki beberapa bug dan menambahkan fitur-fitur seperti pemutar layar, pemutar kameranya, dan dukungan untuk Bluetooth 4.0.

Android 4.1.2 (Jelly Bean): Rilis pada 2012, yang memperbaiki beberapa bug dan menambahkan fitur-fitur

Seperti Google Now, dukungan untuk Bluetooth Low Energy (BLE).

Android 4.4 (Kitkat) merupakan versi Android yang diterbitkan pada September 2013.

KitKat ini merupakan versi Android yang optimis untuk perangkat seluler dengan spesifikasi yang lebih rendah, seperti smartphone dengan RAM 512MB. Versi ini memperbaiki beberapa bug dan menambahkan fitur-fitur seperti pemutar layar, pemutar kameranya, dan dukungan untuk Bluetooth 4.0.

Android Lollipop (Android 5.0) merupakan versi Android yang diterbitkan pada Juni 2014.

Versi ini memperbaiki beberapa bug dan menambahkan fitur-fitur seperti redesain interface yang lebih baik, peningkatan kecepatan dan efisiensi, dan dukungan untuk Bluetooth Low Energy (BLE).

Android Marshmallow (Android 6.0) merupakan versi Android yang diterbitkan pada Oktober 2015.

Versi ini memperbaiki beberapa bug dan menambahkan fitur-fitur seperti dukungan untuk sistem pemulihan, peningkatan keamanan, dan dukungan untuk aplikasi Android NDK.

Android Nougat (Android 7.0) merupakan versi Android yang diterbitkan pada Agustus 2016.

Versi ini memperbaiki beberapa bug dan menambahkan fitur-fitur seperti multitasking yang lebih baik, peningkatan kecepatan, dan dukungan untuk Vulkan API.

Android Oreo (Android 8.0) merupakan versi Android yang diterbitkan pada Agustus 2017.

Versi ini memperbaiki beberapa bug dan menambahkan fitur-fitur seperti pemutar layar, pemutar kameranya, dan dukungan untuk Bluetooth 4.0.

Android Pie (Android 9.0) merupakan versi Android yang diterbitkan pada Agustus 2018.

Versi ini memperbaiki beberapa bug dan menambahkan fitur-fitur seperti pemutar layar, pemutar kameranya, dan dukungan untuk Bluetooth 4.0.

Android 10 merupakan versi Android yang diterbitkan pada September 2019.

Fitur Perekam Layar: Android 10 memiliki fitur perekam layar, yang memungkinkan pengguna untuk mengambil layar pada perangkat seluler, Gestur Baru: Android 10 memiliki beberapa gestur baru yang memudahkan pengguna untuk mengakses berbagai menu.

Android 11 merupakan versi Android yang diterbitkan pada September 2020.

One-time permission: Fitur ini mengurangi penggunaan izin akses aplikasi, yang memungkinkan pengguna untuk mengatur izin aplikasi secara lebih efisien, Fitur AI dan machine learning: Android 11 memiliki Neural Networks API 1.3, yang memungkinkan pengembang untuk mengintegrasikan kecerdasan buatan (AI) dan machine learning dalam aplikasi.

Android 12 merupakan versi Android yang diterbitkan pada Oktober 2021.

Hibernate Mode: Android 12 memperkenalkan “Hibernate” mode, yang mengoptimalkan penggunaan daya, Privacy Dashboard: Android 12 memperkuat privasi dengan fitur Privacy Dashboard, yang memberikan pengguna informasi lebih rinci tentang akses aplikasi ke data pribadi.

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai